Set as default Homepage|Bookmark
 
 
» » » Pengertian Syariat, Hakikat, Tarekat dan Makrifat, Tassawuf Serta Ilmu Laduni
Advertise

Pengertian Syariat, Hakikat, Tarekat dan Makrifat, Tassawuf Serta Ilmu Laduni

Author: Sang Washi on 23-06-2013, 21:26

Pengertian Syariat, Hakikat, Tarekat dan Makrifat, Tassawuf Serta Ilmu Laduni

Facebook




Hidayatul Ilahi:

Salam ustad,,,,ALHAMDULILLAH Saya sudah sampai d kampung halaman Saya dengan selamat,,,,
Saya mau tanya ustad,,,,
    1.apa itu syariat,hakikat,tarekat dan makrifat??
    2.bagaimana urutan nya d antara yang 4 d atas??
    3.apa itu tasawuf??
    4.apa itu Ilmu laduni??
 
Sinar Agama :
Quote:
Salam dan trims pertanyaanya:

1- Syariat itu adalah ajaran Nabi saww. Hakikat itu adalah Perbuatan Nabi saww dan Hakikat itu adalah capaian Nabi saww. Sedang makrifat itu adalah capaian ilmu yang didapat dari takwa atau dalil-dalil. tetapi yang dimaksud di tulisan di atas adalah yang dicapai dengan takwa dan suluk. tetapi hadits yang ada, tanpa makrifat. Jadi, Nabi saww mengatakan:

"Syari'at itu adalah ajaranku. Thariqat itu adalah perbuatanku/amalanku. Hakikat itu adalah capaianku/keadaanku."

2- Urutannya, kalau tanpa makrifat, maka sudah jelas. tetapi yang harus diperhatikan bahwa urutan2 itu tanpa pembatalan. Jadi, urutan pertama itu harus dipertahankan walaupun seseorang sudah sampai ke thariqat dan hakikat. Karena yang sebelumnya adalah sebab bagi tingkatan berikutnya dan, sebab, tidak bisa dilepaskan dari akibatnya. Contohnya, kalau ilmu-ilmu di SD dilupakan, maka sekalipun seseorang sudah menjadi Doktor, ia akan kembali menjadi anak-anak kecil lagi dan tidak akan tahu apa-apa lagi. Kalau seseorang sudah lupa akan 1+1=2, maka sekalipun ia sudah menjadi Doktor tentang atom sekalipun, akan kembali menjadi bodoh kembali. Jadi, jangan seperti para sok shufi (mutashawwafiha) yang mengatakan bahwa kalau sudah sampai ke thariqat atau hakikat, tidak perlu lagi kepada syari'at.

3- Tashawwuf yang Sebenarnya adalah yang mengajarkan wahdatulwujud dan berusaha mencapainya dengan benar (lihat Catatan-Catatan tentang ini -wahdatulwujud- di Catatan-catatanku yang sudah 16 seri itu). Tidak seperti para sok shufi yang tidak paham wahdatulwujud (hingga meyakini ittihaad dan huluul) dan berusaha mencapainya dengan wirid-wirid ini dan itu, goyang kanan dan kiri dan semacamnya. Orang-orang seperti ini dijuluki oleh Mulla Shadra ra Sebagai Mutashawwifah atau sok shufi.

4- Ilmu Ladunni adalah ilmu yang diilhamkan kepada seseorang dari sisi Allah. Ladun artinya sisi/dekat. Jadi, ilmu ladunni adalah yang dikirim dari sisi Allah seperti yang dikatakan di ayat Sebagai "min ladunnaa", yakni "dari sisi Kami".
Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.

Comments:

Add Comments
Information
Would you like to leave your comment? Please Login to your account to leave comments. Don't have an account? You can create a free account now.