Set as default Homepage|Bookmark
 
 
» » » Rosul sebagai uswatun hasanah dan penyempurna akhlak dan pendahuluan akhlak diatas fikih
Advertise

Rosul sebagai uswatun hasanah dan penyempurna akhlak dan pendahuluan akhlak diatas fikih

Rosul sebagai uswatun hasanah dan penyempurna akhlak dan pendahuluan akhlak diatas fikih


 

Salam ustad smoga panjang umur dan sehat selalu,yg selalu tiada hari tp jihad fisabilillah dgn penuh keiklasan dan tp pamrih.maaf mau nanya.1. apakah ayat 33;21= tentang sebutan uswatun hasanah pd pribadi rosul dlm ayat tsb ditujukan semenjak rasul mendapat wahyu pertama(40 thn) sampai wafat. atau dari mulai lahir (0 tahun sampai wafat)??2. di umum ada kata Ahlakul adzimah dan ahlakul karimah, apa perbedaan makna kedua ahlak tsb?3 . apa perbedaan Ahlak dan fikih dan apakah yg harus didahulukan Ahlak atau FIKIH dlm pengamalan??syukron sebelumnya.

 

Sang Pencinta 

Salam, ikut bantu, jawaban no 3.https://www.dropbox.com/s/2rje4k7hd3rytjs/Akhlak%20vs%20Fikih.pdf

 

Sinar Agama 

SAlam dan trims pertanyaannya:3- Untuk masalah akhlak dan fikih ini saya sdh sering membahasnya dan di atas sdh pula dinukilkan oleh Pencinta, mohon disimak. Pendeknya, antum harus taklid pada marja' antum dan jgn pusing dg apapun yg dikatakan oleh bukan marja' antum. Karena dlm syi'ah, kita wajib taklid pada marja' dan haram mengikuti kata2 orang lain yg apalagi bukan hujjtaulislam sekalipun apalagi ayatullah/mujtahid dan marja'.
 
1- Uswahtun hasanah sdh tentu memaksudkan secara pasti, setelah kenabian. Karena betapapun baiknya Nabi saww sebelum kenabian dimana jg dikatakan sebagai maksum, akan tetapi bukan setelah Islam yg mengandungi semua ajaran. Puasa sebelum menabian, tdk spt puasa setelah kenabian. Bgt pula ttg shalat dan lain2nya.
 
Akan tetapi, karena di ayat tsb tdk mencamtumkan waktu dan jaman dan hanya fokus pada Nabi saww yg sebagai uswah hasanah, mk sebelum kenabian jg bisa dijadikan panduan bagi kita tp di masalah2 umum yg blm dan tdk perlu disempurnakan agama Islam.
 
2- Akhlaku al-'Azhiimah dan Akhlaku al-Kariimah sebenarnya hampir mirip, akan tetapi beda dlm tingkatan saja dan, hal itu tergantung pada yg mengatakan atau menuliskannya. Jadi, tdk mesti memiliki perbedaan diantara keduanya, dan kalaulah bermamksud membedakan mk bisa sangat tergantung kepada pemakainya, karena dlm penderajatan tingkatan2 akhlak itu, bisa terjadai perbedaan pendapat dan eksperimen masing2.
 
Kalau mau penglobalannya, mungkin bisa dikatakan bhw akhlak2 lahiriah yg baik, disbut dg Akhlak Karimah, tp yg berhubungan dg batin, adalah Akhlak 'Uzhmaa. Misalnya, ketika seseorang tdk mengejek orang lain karena kekurangannya, mk ia termasuk Akhlak Karimah. Tp ketika ia tdk mengejek dg hatinya sekalipun, mk bisa dikatakan Akhlak 'Uzhma.
 
Pertahatian:Akhlak ini aa dua pengertian:1- Pertama adalah akhlak yg merupakan bagian dari islam yg lain spt akidah dan fikih dst.
 
2- Akhlak yg merupakan seluruh bagian Islam yg mencakup akidah, fikih dan akhlak itu sendiri....dst. 
 
Kata2 Nabi saww yg mengakatan bhw:
 
"Aku diututs untuk menyempurnakan akhlak."
 
adalah Akhak yg ke dua. Karena Nabi saww diutus dg membawa Islam yg utuh dimana di akhir hayat beliau saww Allah menurunkan ayat penutupanNya yg menyatakan ttg penyempurnaan agamaNya ini (QS: 5: 3).
 
Jadi, akhlak ke dua ini, mencakup akidah karena ia akhlak batin kita kepada Allah dan semua utusan2Nya serta semua agamaNya. Dan ia jg mencakup fikih karena fikih menata akhlak kita kepadaNya (fikih pribadi) dan kepada seluruh makhlukNya (fikih sosial).
 
Semua ini sdh sering diterangkan di catatan2 sebelumnya, silahkan menyimak di nukilan Pencinta.

Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.

Comments:

Add Comments
Information
Would you like to leave your comment? Please Login to your account to leave comments. Don't have an account? You can create a free account now.