Set as default Homepage|Bookmark
 
 
» » » Hadits Memerangi Semenanjung Arabia
Advertise

Hadits Memerangi Semenanjung Arabia

Hadits Memerangi Semenanjung Arabia




Abdul Malik:
Salam. mohon pnjelasan mengenai hadits ini: rasulullah bersabda:"kamu akan memerangi senanjung arabia dan allah akan menaklukanya untukmu,Setelah itu persia,kmudian allah akan menaklukanya[/quote] untukmu,kmudian rum maka allah akan menaklukanya utkmu.kmudian kamu akan memerangi dajjal dan allah akan menaklukanya utkmu."(H.R Muslim)

apakah di hari itu imam mahdi akan memerangi iran yang notabenya pusat syi'ah disana? syukran.

Sinar Agama:
Quote:
Salam dan trims pertanyaanny:

(1). Ijinkan Saya untuk tidak berkomentar tentang sanad haditsnya karena dalam menjawab pertanyaan antum tidak perlu meneliti sanad atau perawi haditsnya.

(2). Kita perlu lihat "Kamu akan memerangi arab ....." tsb. Yakni siapa yang dimaksud "kamu" disini. Dilihat dari riwayatnya, begitu pula dari perawinya yang benama Naa'fi' bin 'Urwah, dapat dipahami bahwa Nabi saww berbicara dengan para shahabat2 beliau saww yang ada di sekitarnya. Karena Naafi' berkata: "Ketika kami bersama Rasulullah saww di suatu peperangan....":


5161 - حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ عَنْ نَافِعِ بْنِ عُتْبَةَ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ قَالَ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَوْمٌ مِنْ قِبَلِ الْمَغْرِبِ عَلَيْهِمْ ثِيَابُ الصُّوفِ فَوَافَقُوهُ عِنْدَ أَكَمَةٍ فَإِنَّهُمْ لَقِيَامٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَاعِدٌ قَالَ فَقَالَتْ لِي نَفْسِي ائْتِهِمْ فَقُمْ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَهُ لَا يَغْتَالُونَهُ قَالَ ثُمَّ قُلْتُ لَعَلَّهُ نَجِيٌّ مَعَهُمْ فَأَتَيْتُهُمْ فَقُمْتُ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَهُ قَالَ فَحَفِظْتُ مِنْهُ أَرْبَعَ كَلِمَاتٍ أَعُدُّهُنَّ فِي يَدِي قَالَ تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ قَالَ فَقَالَ نَافِعٌ يَا جَابِرُ لَا نَرَى الدَّجَّالَ يَخْرُجُ حَتَّى تُفْتَحَ الرُّومُ

Karena "Kalian" disini adalah para shahabat itu, maka hadits tsb bisa diartikan dengan dua arti:

1- "Kalian" yakni para shahabat. Jadi, maknanya akan menjadi "Kalian wahai para shahabat, akan memerangi Jazirah Arab lalu kalian akan dimenangkan Allah. Kalian wahai para shahabat akan memerangi Parsi/Iran dan Allah akan memenangkan kalian. Kalian wahai para shahabat akan memerangi Romawi dan akan dimenangkan Allah. Dan kalian wahai para shahabat, akan memerangi Dajjal dan Allah akan memenangkan kalian."

Memaknia "kalian" dengan "shahabat" di atas ini, sulit diterima akal. Karena jelas bahwa Dajjal itu akan keluar di akhir jaman. Sedangkan shahabat tidak berumur lebih dari 100 th Setelah wafatnya Nabi saww. Jadi, jelas maksudnya bukan makna yang pertama ini.

2- "Kalian" yakni "Muslimin". Dengan demikian makna hadits di atas itu menjadi seperti ini: "Muslimin akan memerangi Jazirah arab, Parsi, Romawi dan Dajjal dan akan dimenangkan oleh Allah.", bukan seperti di atas yang itu ("Kalian para shahabat akan memerangi Jazirah Atab, Parsi, Eomawi dan Dajjal dan kalian akan dimenangkan Allah.")

Makna ke dua ini lebih cocok dan terasa satu-satunya makna yang benar. Terlebih Nabi saww sendiri mengatakan "kalian" dimana terasa Sekali bahwa "tidak termasuk Nabi saww di dalamnya". Jadi, makna "muslimin" inilah yang dimaksud kanjeng Nabi saww

(3). Ketika makna muslimin yang diinginkan Nabi saww, maka sudah tentu penaklukan Jazirah Abar, Parsi, Romawi dan Dajjal itu, tidak harus dalam satu jaman. Dan justru dari penge-dan-an di atas, dapat dipahami keberurutannya, yakni perta Jazirah Arab, kemudian Parsi, kemudian Romawi dan Dajjal.

Untuk Jazirah Arab, bisa dikatakan bahwa di jaman Nabi saww sudah mulai dikuasai, khususnya dengan penakluakn Makkah, walaupun mungkin masih banyak yang belum dikuasai. Kalaulah bisa dikatakan sudah dikuasai, ketermasukan Nabi saww di dalam pemenang atau penguasa ini, tidak merusak makna "kalian" di atas. Karena yang diikuti Nabi saww hanya satu dari 4 kemenangan yang dijanjikan tsb.

(4). Penguasaan Jazirah Arab sudah terjadi di jaman Nabi saww atau setelahnya, yaitu di jaman shahabat atau, katakanlah, tabi'iin. Lalu penguasaan Parsi sudah terlaksana, begitu pula penguasaan Romawi. Jadi, yang belum dikuasaiatau belum dimenangkan sampai sekarang, adalah Dajjal. Baik Dajjal ini bermakna kemungkaran dankezhaliman internasional atau nama atau julukan dari seorang pemimpinnya.

(5). Dengan demikian, Parsi atau Iran yang sudah Islami, jelas bukan yang dimaksudkan Nabi saww untuk dikuasai, tapi justru yang dimaksudkan Nabi saww dalam artian "sudah dikuasai". Jadi, maksud Nabi saww tentang penguasaan Parsi ini adalah sebelum Islam, bukan setealah Islam. Dan yang Setelah Islam, justru menunjukkan kebenaran hadits atau berita Nabi saww tsb. Jadi, Iran yang sekarang, yakni Setelah menerima Islam sejak di jaman shahabat itu, sudah bermakna dikuasai, bukan akan dikuasai.

(6). Sebagai tambahan, bahwa ada riwayat-ayat yang menjelaskan makna ayat (QS: 47: 38) yang berbunyi:


وَإِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوا أَمْثَالَكُمْ

"Kalau kalian berpaling (dari agama Islam yakni tidak memakai hukum Islam) maka Ia (Tuhan) akan mengganti (kalian) dengan suatu umat selain kalian, hingega tidak ada lagi orang-orang seperti kalian."

Mau dicari dimana saja di tafsir2 sunni, akan didapat hadits yang banyak Sekali, bahwa maksud ayat ini, sesuai dengan penjelasan Nabi saww di hadits-hadits tsb, adalah "Kaum Parsi/Iran" atau "Kaum Salman al-Faasiri".

Kesimpulan:

1- Hadits yang antum tanyakan tentang penguasaan Parsi itu, sudah terjadi di jaman shahabat, bukan sekarang atau nanti. Jadi, berita Nabi saww sudah benar-benar terjadi.

2- Kaum Parsi/Iran ini yang justru akan menguasai Arab di akhir jaman (kemudiannya) karena arab2 sudah tidak memakai hukum-hukum Islam (tapi kerajaan atau yang lainnya).

Tmabhan:

Kalau tentang Parsi yang akan menguasai arab itu ditambahkan dengan hadits-hadits tentang keluarnya imam Mahdi as dimana dikatakan bahwa di akhir jaman akan ada revolusi di Parsi yang perjuangan mereka itu sampai ke imam Mahdi as dan menyerahkan bendera perjuangan Islamnya itu kepada beliau as, maka jelas, bahwa yang akan menguasai arab itu adalah muslimin yang dipelopori oleh rakyat Iran (yang juga didukung oleh rakyat Yaman dan sebagian orang-orang kota Madinah dll-nya), dan yang dipimpin oleh imam Mahdi as.

wassalam.
 
Dear visitor, you are browsing our website as Guest.
We strongly recommend you to register and login to view hidden contents.

Comments:

Add Comments
Information
Would you like to leave your comment? Please Login to your account to leave comments. Don't have an account? You can create a free account now.